Monday, February 12, 2018

Kita Harus Kaya

Oleh Fitra Jaya Saleh.

Siapa yang setuju dengan judul tulisan pagi ini? Kita harus kaya.

Pagi ini dari Bandara Adi Soemarmo Solo,  saya akan membahas tentang KAYA.

"Aminu billahi warasulihi wa anfiqu mimma ja'alakum mustaghlafina fiihi" (Al hadid :7)

Yang artinya : Berimanlah kamu kepada Allah Swt dan rasul Nyadan nafkahkanlah sebagian dari harta mu yang ALLAH TELAH MENJADIKAN KAMU MENGUASAINYA.

Dikalangan kita orang muslim, seakan menjadi hal yang tabu ketika kita berbicara tentang HARTA dan kekayaan

hingga seakan akan malu jika kita bicara terang terangan tentang bagaimana supaya Kaya, ada yang malu malu tapi mau ketika mendengarnya


Padahal jika kita mempelajari siroh / sejarah Nabi yang memulai ber wirausaha sejak usia 7tahun, dan diusia 25tahun menikahi ibunda Khodijah dengan mahar 20 ekor unta merah, tunggangan mewah di jamannya, yang jika kita analogikan dengan kendaraan mewah sekarang seharga 300juta per unit, maka kita akan dapati Mahar yang diberikan baginda nabi senilai 6Milyar.

Meskipun dalam penjelasan lain. Dikatakan bahwa mahar itu 20 ekor unta, adalah pemberian Khodijah kepada Muhammad,  agar dijasikan Mahar ketika melamarnya.

Namun Kesimpulannya,  diusir 25th,  nabi Muhammad kecilnya sudah Milyaran mainannya 😊

Itu Angka Mahar yang fantastis untuk seorang anak muda usia 25 tahun, Nabi kita kaya.

Begitu juga coba perhatikan 9 dari 10 sahabat nabi yang dijanjikan masuk syurga, Abu bakar, umar,usman,talhah, zubair, abd bin auf, saad bin abi waqas, abu ubaidah. Semuanya adalah pedagang ulung dan kaya.

Usman membeli sebuah sumur untuk di infaqqan kepada muslimin senilai 600an Juta lalu dengan mudah mewakafkan semuanya kepada kaum muslimin, ia juga mendermakan 1.000 ekor unta dan 70 kuda ditambah 1.000 dirham untuk perang tabuk. Betapa banyak uangnya.

Begitu juga abd bin auf yang menyumbang 7 milyar untuk Nabi, juga Abu bakar yang menginfakkan seluruh hartanya, begitu juga umar yang memiliki 70.00 property sepanjang madinah hingga khaibar. Mereka semua orang kaya, 9 dari 10 sahabat yang di janjikan syurga.

Lalu,  Siapa 1 sahabat yang Miskin, ia Ali bin abi thalib. Tapi Apa pendapatnya Ali tentang kemiskinan?

Ali pernah berucap "Seandainya kemiskinan itu berwujud manusia, aku adalah orang pertama yang akan membunuhnya",

Ali pun mengutuk kemiskinannya.

Lalu siapa umat nabi yang mau miskin? Padahal junjungannya kaya,  pengusaha, investor.  Sahabat2 Nabi yang mulia juga Kaya kaya.

Perhatikan, bahwa Hidup bukan tentang Miskin atau Kaya, tapi tentang Bermanfaat atau tidak, sebab nabi berpesan Khairunnas anfa'uhum linnas, sebaik baik manusia, adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain.

Mereka sahabat nabi mencontohkan bagaimana mereka menggunakan Harta yang dititipkan Allah, sebagaimana firman Allah dalam surat Al hadid yang saya kutip diawal bahwa harta kita adalah titipan, digunakan untuk KBERMANFAATAN kepada manusia, agar mereka menjadi semakin baik.

Sebelum saya mengulas bagaimana cara kita agar bisa kaya, saya ingin mengingatkan terlebih dahulu diri sendiri dan juga kita semua bahwa Semua Harta adalah titipan Allah, dan digunakan semestinya untuk kebermanfaatan.

Inilah bedanya islam dengan kapitalis.

Islam memiliki konsep pendistribusian harta, sedekah, agar harta semakin berkah.

Sedangkan kapitalis memiliki konsep menimbun harta sebanyak banyaknya, sehingga yang kaya semakin kaya, dan miskin biarlah miskin.

Maka niatkan dari sekarang, kita akan 'membeli' syurga dengan harta kita. Mengeluarkan setiap rupiah untuk mendapatkan ridho Allah.

Semakin banyak uang yang dititipkan nanti, semiga kita semakin bermanfaat, bukan menyimpan untuk diri sendiri.

Kalau kita sudah punya niat ini... Maka Semoga Allah melihat kesiapan kita dan menganugrahkan harta yang banyak.

Pernah saya tanya ke teman, pekerjaannya Sales makanan ringan.

"ente punya rencana umroh nda?" tanyaku, dia jawab....

"nda kefikiran, sehari hari aku nyari buat makan anak istri harian saja kalau dapat Alhamdulilah.. Mau mikir umroh, nda sempat" jawabnya....

Saya bilang... "Mungkin karena itu..."

Lanjut saya "karena ente nda pernah niat berangkat Umroh jadi allah nda kasih rejeki buat umroh, ente niatnya hanya nyari makan buat kebutuhan sehari hari, ya Allah kasih seperti kebutuhan."

Maka coba di ubah, kita niatkan, Ya Allah saya ingin berangkat memenuhi panggilanmu, ke tanah suci bersama suami, istri, anak dan orang tua, tapi sungguh hamba tidak memiliki kemampuan kecuali yang engkau titipkan kepada hamba, Engkau maha kaya yang menguasai langit dan Bumi, memberangkatkan hamba dan keluarga ke tanah suci hanyalah hal mudah bagi Mu. Maka mampukanlah hamba dengan harta Mu ya Allah"

Jika kita niat nya besar, butuhnya besar...maka Allah yang penuhi.... Allah lebih besar dari semua masalah kita.... Allahu akbar.

Pelajaran pertama, JIKA MAU KAYA. NIATKAN sesuatu yang BESAR.

Lalu ikhtiar, berusaha saja, soal bagaimana datangnya itu rejeki, itu urusan Allah.

Kadang kalau kita fikir bagaimana caranya supaya bisa ini dan bisa itu, ah rasanya muatahil, tapi Allah, baginya tidak ada yang mustahil. Niatkan saja lalu ikhtiar.

Ada 2 macam Ikhtiar...

Ada ikhtiar LANGIT....dan ada Ikhtiar BUMI (bahasanya sok keren) 😊

Pertama Ikhtiar Langit, adalah TIPS TIPS yang diberikan Allah juga Nabi Nya Muhammad kepada kita jika mau Kaya.

Baik terdapat didalam Alquran maupun melalui Hadits.

Sedangkan Ikhtiar Bumi adalah strategy dan ilmu bisnis yang kita punya dan jalankan di bumi, agar berhasil a.k.a sukses.

Ikhtiar langit dan bumi kita lakukan.... Kadang ada orang yang ikhtiar langit seperti sholat dhuha dan sedekah nya kenceng, selalu rutin keduanya... Tapi masih juga belum terkabul cita citanya... Ini mungkin ikhiat bumi nya kurang..... Begitu juga sebaliknya....

Sering ada yang kerjanya sudah keras sekali... Waktu kerjanya sehari 20jam kerja..... Pergi pagi pulang malam... Keras banget deh usahanya... Tapi tak jua kunjung datang jawaban atas doanya... Mungkin bisa jadi kurang sedekah..

Coba deh dhuha 2 rakaat tapi rutin setiap pagi.... Atau santuni anak yatim coba.... Dan amalan2 ikhtiar langit lain..  Lalu lihat hasilnya

Lebih detile tentang Niat,  cara menuliskannya,  tools nya untuk menukis Niat,  macam2 ikhtiar bumi,  dan apa saja amalan ikhtiar langit,  saya membahasnya di kelas kelas SBF atau kelas Bisnis lainnya.

Banyak yang sampai menangis ketika menerima Materi ini,  karena lupa tentang akhirat,  hidup jadi sulit dan banyak masalah.  Akhirnya tersadar...

Tulisan pagi ini dari Solo,   hanya ingin meningatkan diri saya sendiri yang banyak banget kurangnya nih...

Juga sekalian mengingatkan yang disini sebagai bentuk saling ingat mengingatkan....

bahwa

1. Kaya atau miskin, bukan itu intinya. Tapi seberapa banyak manfaat kita kepada ibu,bapak,suami,istri,anak, tetangga,orang sekeliling kita.? Inilah mengapa kita harus punya uang.

2. Niatkan sesuatu yang besar... Mau membantu orang banyak....

Mau punya karyawan 1.000 agar bisa membantu mereka dan keluarga mereka..

Mau punya yayasan pendidikan agar punya amal jariyah, dll...

Kalau niat kita kecil, rejeki kita juga kecil.

3. Ikhtiar Langit, ketuklah pintu langit.... Dengan sedekah kita, menyantuni anak yatim kita, menolong orang, memudahkan urusan orang agar urusan kita dimudahkan, sholat dhuha, bertaqwa, silaturahim, dll....

4. Ikhtiar manusiawi, ikhtiar bumi kita..

Tambah ilmu, bekerja keras, belajar terus menerus....

Bertanya teknik teknik bisnis... Belajar dari yang sudah pengalaman tentang strategy,..bagaimana melayani orang lebih baik...dll..

Maka HAUS lah akan ilmu bisnis....

Semoga tulisan pagi ini memberikan pencerahan dan semangat,  bisa  meresap hingga ke tulang..☺️

Di akhir tulisan, saya mengutip Firman Nya dari surat Ar Ra'd

" innallaha laa yughairu ma bikaumi, hatta yughairu maa bianfusikum"

Artinya : Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib seseorang, sebelum orang tersebut BERUSAHA untuk merubah nasibnya terlebin dahulu.

Berusahalah merubah nasib, semoha Allah merubah nasib kita menjadi lebih baik.

Selalu....berusaha.!

Saudaramu.

💢 Kiyai Coach FJS 💢

No comments: